Arsip untuk Mei, 2008

Pengaruh Helicobacter pylori Pada Nutrisi Tubuh

Mei 9, 2008

Helicobacter pylori adalah salah satu bakteri gram negatif yang tersebar di perut dan menyebabkan penyakit bisul perut dan carcicoma yang berhubungan dengan lambung. H. pylori sangat mempengaruhi nutrisi tubuh. Bakteri ini sebelumnya diketahui tidak memberikan tanggapan yang berpengaruh pada nutrisi dan pH, tetapi pada penurunan nutrisi H. pylori memproduksi guanosin tetrafosfat (ppGpp) berlimpah dan sedikit RNA. Penurunan pH menyebabkan (p)ppGpp terakumulasi. Pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa pengurangan nutrisi dan goncangan asam aktif merupakan tanggapan keras H. pylori. Tanggapan keras ini terjadi pada tekanan dengan kondisi tertentu dan terjadi pada bakteri yang tidak bergerak. Tanda-tanda tanggapan keras tersebut yaitu terkumpulnya guanosin tetrafosfat (ppGpp) dengan cepat dan penghambatan sintesis RNA. Hal ini mirip dengan model pada Escherichia coli tRNA akan bergabung dengan RelA akan menghasilkan guanosin pentafosfat (pppGpp), tetapi tidak begitu penting kemudian dihidrolisis oleh ppGpp. Guanosin tetrafosfat akan mengikat dan mengubah afinitas RNA polimerase untuk bermacam-macam promotor pada kondisi yang tidak menguntungkan. Guanosin tetrafosfat pada bakteri patogen menjadikan bakteri tersebut mampu menyesuaikan dan tumbuh dengan subur pada lingkungan yang tidak menguntungkan. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa H. pylori sangat berpengaruh pada nutrisi. Penggumpulan ppGpp penting untuk kelangsungan hidup H. pylori dalam lingkungan perut yang asam. H. pylori tidak hanya memberikan tanggapan yang kuat pada kondisi yang tertekan tetapi juga adaptasi untuk relung spesialisasi yang tinggi.

Nama : Evi Tyas Fatiana

NIM : B1J006139

Email : teea_45@yahoo.com

Blog : Http://Evityas.wordpress.com

Pustaka : Derek H. Wells and Erin C. Gaynor. 2006. Helicobacter pylori Initiates the Stringent Response upon Nutrient and pH Downsift. Stanford university. Stanford. California. Vol 188. No. 10 Hal. 3727-3728.